|
Tumbuh Kembang yang Menggemaskan |
Anda harus menunggu sekian lama demi kata pertama atau langkah pertama si bayi. Namun ada banyak tahapan perkembangan kecil yang sama pentingnya dengan kedua hal besar itu –dan momen itu bisa saja terjadi saat ini. Bayi Anda menanamkan pondasi kemampuan berbahasa dan motorik pada tahun pertama sejak kelahirannya, dan dia juga mencari tahu setiap hal yang bisa dilakukan tubuh mungilnya –dia mengedipkan mata, meremas hidung, dan menggoyangkan jemari. Dan setiap gerakan kecil itu adalah bukti bahwa otak dan tubuh si bayi tumbuh dan berkembang pesat. Jadi, ambil kamera Anda dan rayakan momen berharga ini.
Tersenyum Pertama kali terjadi: Usia 6-8 minggu Kemampuan dasar: Tidak ada yang bisa menandingi perasaan orang tua yang melihat bayinya tersenyum untuk pertama kali, tapi dia butuh waktu untuk mencapai tahap “senyum sosial” (ketika raut wajahnya menampakkan keceriaan, bukan sekadar memberi Anda senyuman kosong dari bayi baru lahir). Dia butuh waktu untuk menyadari bahwa senyumnya bisa menarik perhatian Anda. Ketika dia sadar akan hal itu, dia akan tersenyum setiap kali melihat Anda dan setiap kali dia merasa bahagia –ini berarti dia mulai menghubungkan ekspresi dengan perasaan. Cara melatih: Bahkan di usia yang masih sangat muda, bayi sudah mulai menirukan ekspresi wajah Anda. Jadi jika Anda ingin membangkitkan senyum si kecil, tunjukkan senyum Anda di hadapan dia!
Menggetarkan bibir Pertama kali terjadi: Usia 3-4 bulan Kemampuan dasar: Bayi Anda mulai menciptakan serangkaian bunyi, yang meliputi teriakan, gumaman, dan kini, dia menggetarkan bibir hingga mengeluarkan bunyi “bbrrrr”. Ini berarti dia memelajari teknik mengendalikan lidah, mulut, dan otot bibir. Kemampuan itu akan dia butuhkan kelak ketika dia mulai menyusun kata-kata. Cara melatih: Jika bayi melihat Anda tersenyum setiap kali dia meniupkan gelembung dari mulutnya, dia akan terus melakukan hal itu. Cobalah untuk merangsang dia dengan cara menciptakan gelembung Anda sendiri. Semakin sering dia menggerakkan otot-otot bibir, dia akan semakin terlatih mengucapkan konsonan, vokal, dan bahkan kata-kata.
Menggoyangkan rattle Pertama kali terjadi: Usia 4 bulan Kemampuan dasar: Pertama, bayi Anda mengembangkan kemampuan menggengam rattle, lalu dia mencari tahu cara menggoyangkan benda itu (terutama jika rattle bisa mengeluarkan bunyi). Dengan cara ini, dia belajar hubungan sederhana sebab-akibat, kata Tanya Remer Altmann, MD, penulis Mommy Calls. Cara melatih: Belilah rattle aneka warna dengan tekstur, bentuk, dan ukuran yang bervariasi untuk disentuh dan dimainkan bayi Anda. Untuk memancing ketertarikan dia terhadap mainan baru, Anda bisa memegang rattle di luar jangkauan bayi agar dia merentangkan tangan, menyentuh, hingga akhirnya merebut dan belajar menggoyangkan rattle.
Tertawa Pertama kali terjadi: Usia 4-6 bulan Kemampuan dasar: Beberapa minggu yang lalu mungkin bayi Anda mengeluarkan celoteh sederhana, tapi kini gumaman kecilnya sudah menjadi tawa terpingkal-pingkal. Tawa pertama itu adalah cara dia untuk menyatakan rasa gembira dan mengandung kalimat: Mama berhasil! Tawa juga berarti bayi Anda mengembangkan kemampuan vokal dan mengasah berbagai otot di sekitar mulutnya. Cara melatih: Pada awalnya, Anda perlu menyentuh, menggelitik, atau bercanda dengan si bayi agar dia bisa tertawa. Namun menginjak usia 5 atau 6 bulan, dia sudah mampu bereaksi terhadap rangsangan sederhana, seperti wajah lucu dan suara aneh yang Anda ciptakan.
Bergumam Pertama kali terjadi: Usia 4-6 bulan Kemampuan dasar: Pada usia itu, suara gumaman bayi mulai melibatkan huruf konsonan, seperti b dan d, dan membentuk suara bergumam yang indah seperti “bababababa” atau “dadadadada.” Suara sederhana itu merupakan latihan berharga dalam menyusun kata-kata yang akan dia temui kelak. Cara melatih: Stimulasi dia untuk bergumam dengan cara menirukan bunyi yang dia keluarkan, dan kenalkan suara-suara baru agar dia mau meniru Anda –jika bayi sudah bisa mengucapkan “baba”, coba dorong dia untuk mengatakan “gaga.” Saat Anda membacakan dongeng, beri penekanan terhadap beberapa kata di dalam buku (misalnya suara binatang) sehingga bayi Anda mengenal bebunyian baru.
Menjulurkan lidah Pertama kali terjadi: Usia 4-6 bulan Kemampuan dasar: Otot-otot di mulut bayi baru mulai berkembang dan dia perlu melatih penggunaan lidah (termasuk menjulurkan lidah) sebelum dia bisa mengerjakan tugas yang lebih besar, seperti bicara atau mengonsumsi makanan padat, kata Ari Brown, MD, penasihat Parents dan co-author Baby 411. Bayi juga mungkin saja membiarkan lidahnya menggantung jika dia bernapas melalui mulut (perilaku itu akan berhenti ketika dia menemukan cara bernapas melalui lubang hidung). Cara melatih: Jika Anda menjulurkan lidah di depan si bayi, besar kemungkinan dia akan mengikuti gerakan Anda –momen itu merupakan salah satu perilaku interaktif pertama yang akan Anda saksikan.
Mengisap jari kaki Pertama kali terjadi: Usia 5-6 bulan Kemampuan dasar: “Bibir dan lidah bayi sangat sensitif –mungkin lebih sensitif daripada jari-jarinya pada usia ini—sehingga dua anggota tubuh itu mensuplai banyak informasi,” kata Dr. Altmann. Tubuh si bayi sangat lentur, dan sekarang dia sudah bisa meraih obyek, menangkap, dan memegang berbagai benda. Tiba saatnya kaki menjadi mainan favorit si bayi. Dan perilaku itu adalah pertanda baik –mengisap jari kaki merupakan cara bayi untuk menenangkan diri. Cara melatih: Biarkan bayi Anda bertelanjang kaki, lalu gelitiki dan rentangkan kaki dia untuk menstimulasi dia melenturkan otot.
Bertepuk tangan Pertama kali terjadi: Usia 9 bulan Kemampuan dasar: Dalam sekejap, bayi Anda menjadi si pemandu sorak nomor satu. Anda bertepuk tangan, dia bertepuk tangan. Anda tersenyum, dia bertepuk tangan. Bayi Anda sekarang punya kemampuan motorik dan mampu mengkoordinasikan mata-tangan sehingga dia bisa menggerakkan kedua tangan di saat bersamaan. Dan fakta bahwa tubuhnya bisa mengeluarkan suara begitu membuat dia gembira. Cara melatih: Karena bayi suka meniru, mainkan musik dan nyanyikan lagu sambil bertepuk tangan mengikuti irama. Jika dia belum bisa menyerap teknik itu, Anda bisa meraih tangan si bayi dengan perlahan, rentangkan lebar, dan tepukkan kedua tangan bayi.
Mencium Pertama kali terjadi: Usia 1 tahun Kemampuan dasar: Meskipun bayi Anda mungkin sudah bisa mengecup di usia sekitar 6-9 bulan dan menekan bibirnya ke pipi Anda, dia belum bisa menciptakan “bunyi mengejutkan”dari ciuman hingga usianya sekitar 1 tahun. Untuk menciptakan bunyi itu, diperlukan otot-otot wajah dan pita suara yang sudah berkembang, kata Dr. Altmann. Pada usia 1 tahun, ciuman si kecil menjadi lebih bermakna –sebagai cara mengungkapkan rasa sayang kepada Anda dan mengatakan bahwa dia bahagia. Cara melatih: Dia mulai mengaitkan antara kata-kata dengan tindakan, maka coba beri dia tes dengan mengatakan, “Cium Mama.” Jika dia tidak bereaksi, ulangi kalimat Anda, lalu beri contoh tindakan yang mengikuti kalimat itu. Dia akan menangkap pelajaran itu dalam waktu singkat.
|
|
|
Archive
|
|
|