Looking for U.S.A version of PARENTS.com? Click Here


Bergabung bersama kami di facebook
baby mom ad

Emergensi Bayi
Ketika memotong kuku anak perempuan saya yang berusia 3 tahun, saya tidak sengaja menggunting ujung ibu jarinya. Saya menjerit. Darah menyembur ke mana-mana, lalu saya menelepon 911. Teknisi medis emergensi segera datang hanya untuk menertawakan luka kecil pada bayi saya yang menangis sendiri sampai tertidur. Karena usia anak saya masih kecil, petugas medis menyarankan untuk membawa anak saya ke IGD. Dokter menemui saya sambil tertawa kecil, dia membalut anak saya, dan membolehkan kami pulang. Anda tidak perlu mengganggap semua masalah bayi sebagai masalah gawat darurat.
Keesokan harinya saya mendatangi dokter anak saya. Dia mengatakan seharusnya dialah yang pertama kali saya telepon; dia akan menyuruh saya menekan jari anak saya untuk menghentikan perdarahan, membalut lukanya, dan setelah itu membawanya ke dokter. Tapi ketika kejadian itu berlangsung, mendengar anak saya dia menjerit dan melihat darah berhamburan, saya tidak bisa tenang. Dan saya tahu, saya bukan satu-satunya ibu yang panik dalam keadaan seperti itu.
Karena itu, kami bertanya pada dokter untuk mengetahui seperti apa penanganan darurat untuk bayi.

SITUASI YANG MENAKUTKAN: Bayi rewel dan badannya panas.
Evaluasi:  Ukur suhu dubur –ini pengukuran yang paling dipercaya. Telepon dokter jika bayi Anda berusia 2 bulan atau kurang dan suhu tubuhnya 38oC atau lebih. “Demam dalam usia dua bulan pertama termasuk kasus gawat dan memerlukan evaluasi berkala oleh dokter anak,” kata M. Douglas Baker, MD, Direktur Pediatric Emergency Medicine di University of Texas Southwestern Medical Center Dallas. Dokter akan memeriksanya dan mungkin menyuruh rawat inap di rumah sakit. Jika usianya lebih dari 2 bulan, dokter mungkin menyarankan pemberian acetaminophen untuk menurunkan demam si anak.
Bawa ke IGD: Segera perhatian jika bayi mengalami kejang. Ini biasanya terjadi akibat peningkatan suhu tubuh yang terlalu cepat. Juga, bawa bayi Anda ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) atau UGD jika terlihat sangat lemah atau mudah sekali menangis, mengalami gangguan pernapasan, kulit burik (coreng-moreng) atau kebiru-biruan atau terdapat ruam yang kian bertambah banyak. Demam yang tidak berkurang dengan pemberian acetaminophen perlu diperiksa lebih lanjut karena ini bisa menjadi pertanda meningitis. Dan jika Anda mengira kenaikan suhu tubuh anak ada kaitannya dengan heatstroke (mungkin si kecil cukup lama berada dalam mobil yang panas), segera bawa ke IGD

SITUASI YANG MENAKUTKAN: Bayi berusia 6 bulan biasanya terlihat aktif, tiba-tiba menjadi lesu.
Evaluasi: Telepon dokter anak Anda yang mungkin akan bertanya: Apakah kepala anak terbentur? Apakah dia makan dan minum sebagaimana mestinya? Apakah dia mengalami diare atau muntah? Seperti Anda yang ketika sakit perlu tidur lebih banyak, bayi juga begitu. Periksa ulang setiap obat yang Anda berikan kepadanya, siapa tahu itu yang membuatnya mengantuk. “Jika Anda sedang menyusui, ingat bahwa obat dan alkohol yang Anda konsumsi akan sampai pula ke bayi,” kata Andrea McCoy, MD, Direktur bagian rawat jalan anak pada Temple University  School of Medicine di Philadelphia. “Meski banyak obat yang aman diminum, antihistamin dan penghilang rasa sakit dapat membuat bayi tertidur lebih banyak.”
Bawa ke IGD: “Jika bayi Anda sama sekali tidak memberikan respons, telepon RS atau ambulans,” saran Dr. McCoy. Bawa dia ke IGD jika mengalami cedera kepala, kejang, nafas tidak teratur, atau demam tinggi yang tidak kunjung turun.

SITUASI YANG MENAKUTKAN: Bayi usia 8 bulan, terdapat ruam di perutnya.
Evaluasi: Jika ruam berwarna merah atau merah muda, coba tekan dengan jari; jika memutih dan kembali memerah ketika dilepaskan, itu tidak berbahaya. Jika ditekan tidak memutih, berarti ada perdarahan di bawah kulit. “Itu adalah tipe ruam karena infeksi berbahaya atau penyakit serius. Maka, segera telepon dokter anak Anda,” kata Dr. Baker. Ruam yang memutih tidak begitu mengkhawatirkan, tapi lebih baik Anda memeriksakannya ke dokter bila dalam beberapa hari ruam itu tidak hilang.
Bawa ke IGD: Gatal-gatal dengan bintik merah - timbul bilur-bilur gatal – adalah tanda reaksi alergi. Telepon 911 atau bawa ke IGD jika bibirnya bengkak, mendesah, atau sulit menelan, bicara, atau bernapas.

SITUASI YANG MENAKUTKAN: Bayi 10 bulan terjatuh dari tempat tidur ke permukaan yang keras.
Evaluasi: “Jangan buru-buru mengendongnya sampai Anda memastikan anak Anda menggunakan seluruh anggota tubuhnya,” kata Dr. McCoy. Jika anak kelihatan baik-baik saja, angkat dan periksa tubuh dan sikapnya. Jika terjadi sesuatu yang tidak biasa, bawa ke dokter. “Paling bagus kita bersikap konservatif terhadap bayi yang jatuh,” kata Dr. Baker. Benjolan pada kepala bayi perlu diperiksa – untuk mengetahui apakah terdapat retak pada kepala atau terjadi perdarahan internal. Amati pergerakan bola mata yang tidak biasa, apakah ada tetesan darah atau keluar cairan bening dari lobang telinga, mata hitam, atau memar di belakang telinga –kondisi ini perlu penanganan dokter segera.   
Bawa ke IGD: Kondisinya gawat bila anak hilang kesadaran, sulit berjalan, atau tidak bisa mengenali lingkungan sekitarnya. Seharusnya anak berespons normal dengan berusaha menjangkau Anda agar diangkat dan mengoceh. Bukan hal yang biasa bila anak muntah setelah jatuh, jika berlanjut ini mungkin pertanda terjadi perdarahan internal. Jika anak mengalami luka terbuka, patah tulang, terlihat perubahan besar di kulitnya, atau anak menangis berkepanjangan, Anda harus segera membawanya ke IGD.

SITUASI YANG MENAKUTKAN: Bayi 11 bulan mengunyah pil yang ditemukannya di lantai.
Evaluasi: Pertama cobalah mengeluarkan bagian obat yang masih tersisa di mulutnya. “Kami tidak lagi menyarankan untuk memuntahkannya karena cukup berbahaya bagi anak,” kata Dr. McCoy. Cuci tangan anak, wajah, mulut, dan setiap bagian kulit yang bersentuhan dengan pil tersebut. Kemudian segera hubungi unit penanganan keracunan atau dokter untuk mendapatkan saran selanjutnya.
Bawa ke IGD: Hubungi RS atau ambulans bila anak Anda tidak sadar, sulit bernapas, atau kejang – terlebih dulu hubungi unit penganan keracunan atau dokter anak Anda. Siapkan setiap kemasan obat yang ada di rumah dan bawa ke IGD bersama partikel yang ditemukan di mulut anak Anda.



 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

Archive

Cover


berlangganan

EDISI CETAK 2009
EDISI CETAK 2008
EDISI CETAK 2007

Caught On Camera

carelyn.jpg
Grace.jpg

© Parents Indonesia
Mahaka Media | All Rights Reserved