|
Kapan Menghubungi Dokter? |
Kehamilan bisa merepotkan secara fisik maupun mental. Tak hanya tubuh Anda yang mengalami begitu banyak perubahan, tapi rasa sakit sedikit saja sudah cukup membuat Anda panik. Tenang, kata para ahli. “Perlu diingat bahwa kebanyakan ibu-ibu hamil baik-baik saja,” kata Bruce Flamm, MD, dokter ahli kandungan di Riverside, California.
Gangguan kehamilan bisa saja terjadi. Karena itu, ibu hamil harus mengetahui gejala-gejala yang perlu diwaspadai. Jika hal itu terjadi, segeralah telepon dokter.
Kehamilan bisa merepotkan secara fisik maupun mental. Tak hanya tubuh Anda yang mengalami begitu banyak perubahan, tapi rasa sakit sedikit saja sudah cukup membuat Anda panik. Tenang, kata para ahli. “Perlu diingat bahwa kebanyakan ibu-ibu hamil baik-baik saja,” kata Bruce Flamm, MD, dokter ahli kandungan di Riverside, California. Gangguan kehamilan bisa saja terjadi. Karena itu, ibu hamil harus mengetahui gejala-gejala yang perlu diwaspadai. Jika hal itu terjadi, segeralah telepon dokter.
1 Muntah berlebihan Rasa mual di pagi hari memang mengganggu tapi tidak berbahaya. Namun, jika muntah berlebihan atau tidak buang air kecil, segera beritahu dokter. “Anda bisa mengalami dehidrasi parah, yang tentunya tidak baik bagi Anda maupun jabang bayi,” kata Isabel Blumberg, MD, dokter ahli kandungan di New York City. Ini juga bisa jadi pertanda hyperemesis gravidarum –rasa mual yang terus berlanjut selama kehamilan. Begitu pula jika tidak bisa makan dua hari berturut-turut, keracunan, atau muntah dibarengi demam tinggi, segera hubungi dokter. Mungkin Anda harus ke rumah sakit untuk diinfus.
2 Perut terasa sakit Jika kehamilan Anda kurang dari 12 minggu, merasa kram di satu sisi perut, belum diperiksa dengan USG, dokter mungkin akan mengenyampingkan kemungkinan ectopic pregnancy (sel telur berada di tuba falopi dan bukan di rahim). Jika rasa sakit terus berulang atau tidak berhenti, segera hubungi dokter. Ada dua kemungkinan, kontraksi atau radang usus buntu.
3 Keluar banyak cairan atau kontraksi Jika Anda sudah hamil tua, air yang keluar bisa berarti ketuban pecah. Bergegaslah ke rumah sakit. Jika air ketuban tiba-tiba mengalir, sementara kehamilan belum mencapai 37 minggu, segera hubungi dokter. Bisa jadi amniotic sac (selaput pelindung janin) koyak, pertanda akan melahirkan prematur. Tapi, jangan dulu berprasangka. “Banyak ibu hamil mengira ketubannya pecah. Padahal, itu hanya air seni karena bayi menendang kandung kemih terlalu kuat,” kata Dr. Flamm. Kontraksi juga bisa menandakan kelahiran prematur. Bila Anda merasakannya saat hamil 24-36 minggu, cepat telepon dokter untuk memastikan.
4 Pendarahan Anda harus menghubungi dokter jika mengalami pendarahan dari vagina. “Pada trimester kedua atau ketiga kehamilan, pendarahan menandakan plasenta koyak atau ada masalah lain yang perlu diperiksa melalui USG,” kata Dr. Flamm. “Tidak usah panik. Pada banyak kasus, pendarahan semasa kehamilan tidak menimbulkan masalah dalam jangka panjang.” Dalam 12 minggu pertama kehamilan, ingatlah bahwa banyak perempuan mengalami flek selama trimester pertama. Jadi, itu tidak selalu berarti pertanda keguguran.
5 Sakit kepala atau bengkak di tubuh Jika Anda mengalami sakit kepala yang amat sangat pada trimester pertama atau sering menderita migren, ini bukan masalah besar. Begitu pula jika tumit Anda bengkak seiring dengan bertambahnya usia kehamilan –itu karena cairan tertahan di sana. Tapi, jika tiba-tiba Anda merasa sakit kepala hanya sebelah saja pada trimester kedua atau ketiga, atau tangan dan muka terlihat bengkak sekali, mungkin Anda mengalami preeklampsia (tekanan darah naik akibat kehamilan). Anda harus segera menghubungi dokter. Gejala lain preeclampsia yang perlu disampaikan ke dokter: Penglihatan yang tiba-tiba menjadi kabur.
6 Janin kurang bergerak Jika dalam satu jam Anda tidak merasakan tendangan bayi, Anda tak perlu tergesa-gesa menghubungi dokter. Coba minum jus buah (gula dalam jus akan meningkatkan kadar gula darah bayi sehingga kemungkinan besar dia akan mulai menendang). Lalu, berbaringlah dengan posisi miring ke kiri di dalam ruangan yang tenang selama setengah jam. “Jika selama itu Anda tidak merasakan tiga atau empat gerakan bayi, hubungi dokter,” kata Dr. Blumberg. “Biasanya, tidak ada masalah, bayi Anda hanya sedang diam. Tapi, dokter Anda mungkin akan menyarankan agar menjalani tes stres atau USG untuk memastikan bahwa tidak ada masalah.” |
|
|
Archive
|
|
|