Jika anak Anda masih berusia 2 atau 3 tahun, tak akan mengherankan jika Anda harus mengejar dia dulu keliling rumah sebelum berhasil memandikannya. Sebenarnya, anak pada usia ini ingin menunjukkan bahwa mereka bisa mandiri. Mereka sudah cukup siap untuk menjalankan tugas-tugas kecil. Dengan demikian, Anda bisa mengambil kesempatan untuk mengenalkan beberapa kebiasaan baik demi menjaga kebersihan badan.
Tak ada istilah terlalu cepat untuk mengajarkan si kecil cara menjaga kebersihan badan. Mulailah dengan hal-hal dasar berikut.
Mencuci tangan Berhubung banyak batita yang senang sekali memasukkan jari-jari kotornya ke mulut, Anda sudah punya alasan lebih dari cukup untuk menyingsingkan lengan baju lalu mengajari si kecil cara menggunakan sabun dan air. Cara: Biarkan batita Anda yang mengambil sabun. Agar aktivitas ini menjadi lebih menyenangkan, siapkan sabun cair dalam wadah yang lucu dan warna yang semenarik mungkin. Letakkan kursi untuk anak-anak di dekat wastafel sehingga dia bisa meraih sabun dengan mudah. Anda bisa menunjukkan cara dengan mencuci tangan Anda sendiri terlebih dulu sehingga si kecil bisa meniru. Atau, Anda bisa mencucikan tangannya. Lakukan kegiatan ini bersama di waktu-waktu tertentu, seperti saat sebelum dan sesudah makan. Dengan demikian, lambat laun anak akan menjadikan ini sebagai kebiasaan.
Menggosok gigi Sesungguhnya, anak baru bisa menggosok gigi sendiri dengan benar saat mencapai usia 5-6 tahun. Akan tetapi, Anda tetap bisa mengajarinya untuk menjaga kebersihan gigi sejak dini. Oleh karena jumlah gigi pada batita sudah mulai banyak, Anda sudah bisa menggunakan sikat gigi. Pilih sikat gigi khusus anak dengan kepala sikat yang kecil, bulu-bulu halus, dan gagang yang besar untuk dipegang. Sementara penggunaan pasta gigi tidak mutlak diperlukan. Karena pada usia ini, anak belum bisa meludah dengan baik. Cara: Anda bisa menyikatkan gigi anak atau membiarkannya menyikat sendiri sambil meniru Anda. Tetapi, jika dia menyikat giginya sendiri, Anda harus menyikatkan sekali lagi untuk memastikan gigi benar-benar bersih.
Mandi Dengan menyediakan boneka sebagai pernak-pernik mandi, jangan heran jika anak akan menganggap waktu mandi tak ubahnya sebagai waktu bermain. Sekalipun demikian, batita tetap harus mengerti bahwa mandi bukan sekadar waktu bermain air, tapi juga membersihkan badan. Cara: Cobalah membagi waktu mandi. Misalnya, 5 menit pertama digunakan hanya untuk membersihkan tubuh. Setelah itu, anak bisa bermain selama 5 menit sisanya. Ajarkan dia cara menyabuni tubuh dengan baik, termasuk celah yang sering terlewat seperti bagian belakang telinga atau belakang lutut. Bantu dia untuk menyabuni punggung karena tangannya tentu belum cukup panjang untuk mencapai area tersebut. Anda perlu bersikap lebih kreatif jika si kecil ternyata tidak senang mandi. Misalnya, mengajaknya bermain air terlebih dahulu saat Anda sedang menyirami tanaman di sore hari. Setelah itu, baru Anda mandikan dia. Anak-anak akan bersedia bersikap kooperatif jika aktivitas ini dilakukan sambil bermain.
Keramas Umumnya, batita tidak senang bila Anda mengeramasi rambutnya karena rasa takut jika busa sampo mengenai mata atau mulutnya (terlebih jika mereka pernah mengalami hal tersebut). Bisa juga ia tidak suka aliran air yang deras menyiram kepala dan wajahnya. Namun, tetap saja Anda tetap bisa menjadikan keramas sebagai aktivitas yang menyenangkan baginya, sekaligus momen untuk mengajarinya menjaga kebersihan rambut. Cara: Anda harus menyiapkan sampo khusus batita sehingga busa tidak akan terasa pedih saat mengenai mata. Basahi rambut anak dengan menggunakan gayung atau baskom berukuran kecil sehingga air tidak deras menerpa wajahnya. Kemudian, tanpa menggunakan sampo, minta dia menggosok-gosok perlahan rambutnya, tentu dengan bimbingan kedua tangan Anda. Setelah itu, baru keramasi rambutnya dengan menggunakan sampo. Jika anak Anda perempuan, Anda bisa memintanya membawa serta boneka Barbie kesayangannya saat mandi. Minta dia untuk ikut mengeramasi rambut si boneka saat Anda mengeramasi rambutnya.
Membasuh Anus Sebelum mencapai usia 3 atau 4 tahun, kemungkinan anak Anda belum bisa membersihkan duburnya dengan baik. Akan tetapi, tahapan usia ini tetap merupakan momen yang tepat untuk menunjukkan cara membasuh dubur yang benar. Cara: Saat memulai latihan menggunakan kloset (potty training), Anda yang harus membersihkan dubur si kecil lebih dulu sebelum memintanya untuk berlatih. Basahi tangan kirinya lalu beri sabun hingga berbusa sebelum menggosok dubur dengan gerakan depan- belakang secara perlahan. Yang perlu diingat, jangan langsung mengharapkan si kecil bisa melakukannya dengan benar. Keterampilan ini penting jika Anda memiliki anak perempuan. Mereka bisa terkena infeksi saluran kemih jika dubur tidak dibersihkan dengan baik. Anda juga harus mengajarkan gerakan membasuh kemaluannya dengan arah depan-belakang setelah dia buang air kecil.
Mencuci Kaki Mencuci kaki di malam hari menjelang tidur adalah kebiasaan yang baik. Kaki yang bersih tidak akan membawa serta debu ke atas seprai yang bisa membuat tubuh gatal ketika tidur. Anda bisa mengajarkan kebiasaan sederhana ini kepada si kecil. Cara: Setiap sebelum tidur malam, ajaklah anak untuk mencuci kaki bersama. Dengan demikian, dia bisa melihat bahwa aktivitas ini tidak hanya wajib dilakukan oleh dirinya. Saat mengajarkan mencuci kaki, Anda bisa memberi contoh saat mencuci kaki Anda sendiri. Atau, Anda juga bisa mencucikan sebelah kakinya dan meminta dia meniru Anda dengan mencuci kaki yang satu lagi.
Bersih Seperti Mama
- Jika ingin batita Anda terbiasa dengan gaya hidup bersih, maka mulailah dengan mencontohkan kebiasaan-kebiasaan baik, seperti:
- Menggosok gigi bersama. Lakukan di pagi hari, saat mandi sore, serta malam menjelang tidur. Sambil bercanda, Anda bisa membandingkan siapa yang memiliki gigi lebih putih dengan mempertontonkan gigi di depan kaca.
- Di toilet umum, jangan lupa untuk menekan tombol flush setelah buang air. Setelah itu, cuci tangan dulu sebelum keluar dari toilet.
- Menyisir rambut di hadapan anak. Ini akan menunjukkan betapa Anda tampak lebih rapi setelah rambut disisir.
- Saat batuk atau bersin, tutupi mulut dengan menggunakan tisu.
|
|
|
|
|
|