Looking for U.S.A version of PARENTS.com? Click Here


Bergabung bersama kami di facebook
baby mom ad

Travelling bersama Bayi
Bepergian bersama bayi yang masih sangat mungil sebenarnya tidak serepot yang Anda bayangkan. Dengan perencanaan dan persiapan yang matang, kemanapun Anda mengajak si kecil pergi, tak akan jadi masalah.

 

Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan.

►     Membawa bayi keluar rumah
Kereta bayi adalah salah satu cara ternyaman membawa bayi berjalan-jalan ke mal atau ke taman, misalnya. Untuk bayi yang baru berusia beberapa minggu, Anda harus memastikan bahwa kereta bayinya mempunyai penyangga tubuh dan kepala yang aman. Umbrella stroller atau kereta bayi jenis payung (saat dilipat berbentuk seperti payung) ringkas dan ringan untuk dibawa dalam perjalanan namun tidak dapat menopang tubuh bayi yang baru lahir, kecuali jika bayi Anda sudah berusia beberapa bulan.

►    Bepergian dengan mobil
Benda apa yang paling penting dibawa saat bepergian dengan mobil bersama bayi? Car seat. Jangan anggap remeh kegunaan kursi bayi atau car seat. Kursi bayi adalah pengaman yang paling baik dan bahkan bisa menyelamatkan nyawa si kecil. Karena itu, pastikan Anda mengancingkan sabuk pengaman kursi bayi dengan benar di tubuhnya. Yang perlu Anda ingat, bayi yang masih kecil harus  didudukkan di kursi tengah dan bukan di kursi depan.

►    Musim apa sekarang?
Jika saat ini sedang musim hujan, tentu Anda harus mempersiapkan jenis pakaian yang hangat dan topi untuk melindungi kepalanya dari angin. Bagaimana saat musim panas? Gunakan losion tabir matahari khusus untuk bayi, topi serta baju dari bahan katun yang sejuk.

Pasti Anda akan sangat kerepotan jika harus membawa satu koper besar berisi segala perlengkapan bayi hanya untuk mengajak bayi Anda yang masih sangat kecil ke supermarket atau mal. Jika tidak harus membawa semua perlengkapan bayi, perlengkapan penting apa yang harus dibawa? Kami punya daftarnya.

  • Susu bayi dan makanan bayi dalam porsi yang cukup.
  • Persediaan botol susu dan peralatan makan (jika bayi Anda sudah mulai makan makanan semi padat).
  • Alat sterilisasi botol susu dan peralatan makan (jika diperlukan).
  • Alas makan agar makanan si kecil tidak terlalu mengotori bajunya.
  • High chair atau kursi makan. Percayalah, akan lebih mudah menyuapinya menggunakan kursi makan daripada menggendongnya kesana kemari.
  • Diaper atau popok, dan tisu basah. Sebaiknya bawa dalam jumlah lebih karena kedua benda ini sangat dibutuhkan.
  • Kantung plastik: untuk membungkus diaper bekas dan sampah lainnya.
  • Beberapa pasang baju bayi dan juga baju untuk Anda sendiri seandainya si kecil muntah atau mengotori baju Anda.
  • Selimut bayi.
  • Empeng (jika dibutuhkan).
  • Air hangat dalam termos.

Saat semuanya sudah dipersiapkan dengan baik, maka Anda dan si kecil sudah siap berangkat. Saat ia lapar dalam perjalanan jauh, jangan panik. Memberi ASI adalah pilihan yang paling tepat karena Anda tidak perlu mempersiapkan apapun dan ASI bisa diberikan dimana saja. Tapi jika Anda merasa risih menyusuinya di tempat umum seperti di pesawat misalnya, Anda bisa memeras ASI dan menyimpannya dalam kotak pendingin selama 24 jam.

Jika si kecil minum susu formula, beberapa pilihan berikut bisa membantu:
  • Buat susu sesuai takaran yang biasa dalam botol susu dan simpan dengan baik. Saat si kecil lapar, Anda hanya perlu memanaskannya.
  • Anda bisa membeli susu formula bayi dalam kemasan karton kecil yang siap diminum sehingga tidak perlu repot menakar dan memanaskan susu. Namun perhatikan kebijakan di beberapa negara. Ada negara yang tidak memperbolehkan Anda membawa makanan atau minuman kemasan karton, tapi mereka mengizinkan membawa susu formula dalam kaleng yang masih disegel.
  • Siapkan susu formula bubuk sesuai takaran dalam botol susu dan simpan. Saat si kecil ingin minum susu, Anda hanya perlu menambahkan air hangat. Ada baiknya Anda membawa sendiri termos air hangat sehingga tidak kerepotan mencarinya saat dibutuhkan.

Jangan lupa mensterilkan botol susu si kecil. Anda perlu mempertimbangkan membawa alat sterilisasi botol susu yang menggunakan listrik. Tapi jika Anda akan mengalami kesulitan mendapatkan listrik, cobalah menggunakan Cold Steril System yang tidak memerlukan listrik. Cukup rendam semua peralatan makan dan minuman ke dalam larutan khusus selama 30 menit, semua peralatan si kecil telah siap dipakai. 

Saat si kecil sudah berusia di atas 6 bulan, ia tentu akan mulai makan makanan semi padat. Cara termudah mempersiapkan makanannya adalah dengan membeli makanan kardus yang hanya perlu diseduh dengan air atau susu hangat, atau makanan bayi dalam botol kaca mungil yang siap disantap. Jika Anda ingin memberinya makanan buatan sendiri, Anda bisa menyimpannya dalam kotak pendingin. Jika dibutuhkan, makanan itu bisa direndam air panas atau dimasukkan ke dalam microwave (biasanya tersedia di pesawat).  Coba persiapkan makanan yang cepat saji namun tetap fresh seperti pisang atau alpukat yang bisa langsung dilumatkan dengan sendok makan dan diberikan pada si kecil.

CATATAN PENTING
  • Jika bayi Anda belum pernah minum susu dari botol, ada baiknya beberapa hari sebelum bepergian, Anda sudah melatihnya minum susu botol.
  • Jangan berikan bayi camilan, biskut atau finger food di dalam mobil kecuali jika ada orang dewasa yang duduk persis di sebelahnya. Ia bisa tersedak.
  • Jika Anda sedang menyeberang jalan dengan si kecil di dalam stroller, dan kereta tersebut menghalangi jarak pandang, tariklah kereta di bagian belakang. Anda perlu berhati-hati. Hanya karena Anda membawa kereta bayi, jangan harap orang akan memperlambat laju mobil mereka dan menunggu Anda menyeberang.

 
Cover


berlangganan

EDISI CETAK 2009
EDISI CETAK 2008
EDISI CETAK 2007

Caught On Camera

gemma.jpg
Danish.jpg

© Parents Indonesia
Mahaka Media | All Rights Reserved